20 Sumber Vitamin C (Asam Askorbat) Terbaik

Vitamin C
Vitamin C memiliki nama lain yaitu asam askorbat. Fungsi Vitamin C dalam tubuh adalah sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas sehingga membuat imunitas tubuh menjadi terjaga.

Jeruk merupakan sumber vitamin C alami yang paling populer, namun ada juga Jambu biji dan buah kiwi yang mengandung vitamin C hingga dua kali lipat dibandingkan vitamin C pada jeruk. Selain itu vitamin C juga terdapat pada tomat, asparagus, dan kembang kol.

Kuranganya konsumsi Vitamin C bisa menyebabkan sariawan dan bibir pecah-pecah serta kulit kering dan kasar. Gejala anemia seperti kurang berenergi, mudah lemas dan sering mengantuk juga merupakan tanda bahwa tubuh kekurangan Vitamin C.

Berikut ini merupakan berbagai jenis makanan yang mengandung Vitamin C:

1. Jambu Biji

Kandungan vitamin C pada jambu biji adalah dua kali lipat dibandingkan dengan jeruk manis. Jika jeruk saja kandungan vitamin C nya 54 miligram setiap 100 gram buah jeruk, maka pada jambu biji sekitar 108 miligram setiap 100 gram buah jambu biji. Buah ini bermanfaat untuk menurunkan berat badan, mencegah kulit wajah berjerawat, menurunkan kolesterol, serta mengobati diare. Jambu biji adalah buah dengan kandungan vitamin C tertinggi.

2. Kiwi

Kandungan vitamin C pada kiwi ini ternyata sebanding dengan kandungan vitamin C pada jambu biji. Kandungan vitamin C pada kiwi adalah 100 miligram per 100 gram buah kiwi. Buah ini termasuk pada buah yang mengandung vitamin c tinggi. Buah ini berkhasiat untuk mencegah penyakit jantung dan hipertensi, mengobati gejala impotensi, dan menjaga stamina tubuh. Khasiat lainnya adalah dapat menjaga kesehatan kulit dan cocok sebagai nutrisi untuk ibu hamil.

3. Kelengkeng

Kandungan vitamin C pada kelengkeng sekitar 84 miligram per 100 gram kelengkeng. Kadar vitamin C pada kelengkeng membuat buah ini termasuk buah yang kaya akan vitamin C. Buah ini berkhasiat untuk obat insomnia. Karena buah ini menimbulkan efek ketagihan, jadi vitamin C cepat terpenuhi dengan mengkonsumsi buah ini (tanpa sadar akan mencapai takaran per 100 gramnya karena ketidaksengajaan dari efek ketagihan ini) tapi aman dikonsumsi secara banyak untuk orang dewasa.

4. Pepaya

Satu buah pepaya ukuran kecil sekitar 157 gram memiliki 95,6 miligram vitamin C. Secangkir pepaya yang dihaluskan memiliki 140 miligram. Pepaya memiliki kandungan vitamin A tinggi, kaya folat dan serat. Buah pepaya berkhasiat untuk mengurangi penimbunan lemak di tubuh, membantu proses pencernaan protein, dan meningkatkan kualitas sperma.

5. Paprika Merah

Kandungan vitamin C pada paprika merah ini mengandung sekitar 190 miligram dari 100 gram paprika merah. Empat kali lebih banyak dari kandungan jeruk. Namun paprika merah bukanlah tergolong buah yang bisa dikonsumsi layaknya jeruk. Karena paprika merah lebih dikenal sebagai bumbu dapur atau komposisi dari beberapa campuran makanan. Sehingga pemenuhannya tetap lebih baik buah jeruk untuk dikonsumsi langsung. Khasiatnya paprika merah dapat mencegah katarak pada mata.

6. Brokoli

Kandungan vitamin C pada brokoli adalah 118 miligram setiap 100 gram brokoli. Layaknya paprika merah, brokoli adalah sayuran. Sehingga dihidangkan dalam bentuk komposisi makanan lainnya. Brokoli ini berkhasiat untuk mencegah kanker, detoksifikasi, mencegah gangguan lambung, dan mencegah penyakit jantung. Khasiat lainnya adalah mampu merawat kulit, dan mencegah anemia.

7. Kubis

Kandungan vitamin C pada kubis adalah 160,8 miligram setiap 2 cangkir kubis. Berarti setiap satu cangkir mengandung setidaknya 80,4 miligram vitamin C. Kubis secara segar bisa menjadi lalapan. Jika ingin diolah bisa menjadi komposisi makanan capcay. Khasiatnya dapat mencegah penyakit kanker. Selain itu juga dapat mencegah sariawan karena banyak mengandung vitamin C.

8. Stroberi

Kandungan vitamin C pada stroberi adalah 56,7 miligram per 100 gram buah stroberi. Setera dengan konsumsi 8 buah stroberi setiap hari maka kebutuhan kan vitamin C Anda terpenuhi. Khasiatnya dapat memutihkan gigi, mengatasi panas dalam, serta sebagai obat jerawat alami. Namun jangan tertipu penampilannya, biasanya buah ini cukup kecut untuk dikonsumsi (bukan manis seperti jus).

9. Kembang Kol

Pada kembang kol kandungan vitamin C-nya mencapai 50 miligram per 100 gram kembang kol. Mirip dengan kandungan vitamin C pada sayuran kubis. Selain itu, kembang kol ini juga mencegah terjadinya kanker. Seperti kanker usus, kanker payudara, dan tumor. Karena banyaknya vitamin C yang terkandung, maka sayuran ini bisa melengkapi vitamin C Anda tanpa perlu buah bervitamin C pun tidak masalah.

10. Jeruk

Kandungan vitamin C pada jeruk adalah 30 sampai 50 miligram dalam 100 gram buah jeruk. Kandungannya memang yang paling sedikit, namun buah inilah yang paling mudah ditemui. Apalagi saat ini banyak sekali produk minuman olahan yang selalu menggunakan buah jeruk sebagai bahan dasar vitamin C-nya. Manfaatnya buah jeruk ini bisa meningkatkan imunitas dan mengobati penyakit flu.

11. Tomat

Kandungan vitamin C pada tomat adalah 34 miligram per 100 gram buah tomat. Sayuran ini biasanya pelengkap bumbu sambal. Karena rasanya yang kecut mengurangi rasa pedas pada cabe.

12. Cabe

Kandungan vitamin C pada cabai sekitar 84 miligram per 100 gram cabe. Cabe memiliki rasa pedas ini jarang dimakan langsung apalagi dalam dosis 100 gram. Biasanya dibuat pada komposisi bersama tomat. Jenis cabe sangat banyak dan rata-rata mengandung vitamin C yang tinggi. Seperti cabe merah, cabe hijau, cabe rawit, dan lainnya.

13. Apel

Kandungan vitamin C pada buah apel adalah 5 miligram pada 100 gram buah apel. Khasiatnya dapat mengeluarkan racun dalam tubuh. Kemudian menstabilkan imunitas tubuh. Serta mengurangi adanya alergi pada tubuh.

14. Sayuran hijau

Sayuran hijau memberikan limpahan nutrisi untuk kebutuhan harian Anda. Sayuran hijau, seperti bayam, kangkung, atau brokoli juga mengandung vitamin A dan C, meskipun tidak dalam jumlah yang tinggi seperti jeruk. Sayuran yang paling hijau juga menyediakan Anda jumlah nutrisi besi yang baik dan merupakan bagian penting dari diet Anda. Menjaga aliran vitamin A dan C dalam diet Anda secara mudah dengan sehat makan seperti sayuran hijau.

15. Kentang

Kentang menyediakan beberapa tingkat vitamin A dan C bagi tubuh Anda. Jika Anda mencoba untuk mengurangi jumlah vitamin A dan C dalam tubuh, Anda harus tahu bahwa kentang mengandung Vitamin A sangat sedikit dan kurang vitamin C dari makanan lain. Sebagian besar vitamin C dalam kentang terletak di dalam kulit, sehingga menghilangkan kulit kentang dan hanya makan daging dari kentang akan terasa kurang memenuhi nutrisi Anda.

16. Kacang-kacangan

Kacang menyediakan Anda dengan vitamin A, tetapi tidak vitamin C. Kacang menyediakan beberapa vitamin A, tetapi memiliki sedikit atau bahkan tidak ada vitamin C. Kacang menjadi sumber gizi, memberikan Anda dengan banyak kalori, dan mereka dikemas dengan vitamin A. Berbagai jenis kacang-kacangan akan menawarkan berbagai tingkat vitamin.

17. Wortel

Wortel merupakan sayuran dengan tingkat tinggi vitamin A dan C. Wortel mengandung jumlah besar karoten, dan tubuh Anda akan mengkonversinya menjadi vitamin A. Wortel punya vitamin dan mineral yang bagus untuk tubuh Anda. Sementara wortel mengandung jumlah vitamin C yang lebih rendah dari jeruk, mereka masih memiliki cukup vitamin untuk jumlah harian dalam porsi normal.

18. Ubi jalar

Ubi jalar tidak memiliki vitamin C sebanyak jeruk. Tapi, bahan makanan ini bisa dipertimbangkan karena satu ubi jalar besar mengandung 35,3 miligram vitamin C.

19. Blewah

Sama seperti ubi jalar, Blewah juga tidak memiliki vitamin C sebanyak jeruk. Satu porsi blewah memiliki 49,2 miligram vitamin C.

20. Mini kol (brussels sprouts)

Brussels sprouts memiliki 48,4 miligram vitamin c. Sayuran ini kaya riboflavin, zat besi, mangesium, vitamin A dan kaya serat.

Wow, ternyata sumber Vitamin C banyak sekali jenisnya. Bukan hanya jeruk saja. Jadi, bila tubuh Anda kekurangan vitamin C, bisa mengkonsumsi makanan diatas.