Khasiat Daun Sendok (Tanaman Obat Tradisional)

Daun sendok dikenal dengan nama Plantago mayor., tetapi juga disebut Plantago asiatika L. atau Plantagodepressa Willd. Termasuk kedalam famili tumbuhan Plantaginaceae.

Daun sendok berasal dari daratan Asia dan Eropa, tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 15 cm - 20 cm, daunnya tunggal berwarna hijau dengan bentuk bulat telur melebar dengan ukuran panjang 5 cm - 10 cm, lebar 4 cm - 9 cm, tepi daun rata atau bergerigi kasar tidak teratur. Nama daerahnya Ki urat, kuping menjangan, otot-ototan, ceuliuncal, meloh kiloh, sangkabuah, sangkubah, suri pandak dan torongoat.

Khasiat daun sendok sebagai tanaman obat tradisional bersifat anti-inflamasi, diuretik, antipiretik dan ekspektoran. Dalam limu pengobatan tradisional, daun sendok digunakan sebagai tanaman herbal untuk mengobati beberapa penyakit seperti bisul, kudis, batu ginjal, hepatitis, radang usus, sakit pinggang, pegal linu, rematik, dan wasir.

Kandungan kimia daun sendok diantaranya flavonoid dan polifenol, disamping itu daunnya mengandung vitamin C, asam sitrat dan tanin. Kandungan tanin pada daun sendok diperkirakan mempunyai efek sebagai adstrigen sehingga dapat mengurangi diare dengan menciutkan selaput lndir usus.

Cara pengobatan beberapa penyakit menggunakan tanaman herbal daun sendok:

1. Gangguan saluran air kemih.
6 ons herba segar, digodok 3 liter jadi 1,5 liter,dibagi 3 kali minum, atau herba segar ditumbuk, diperas jadi 1/2 mangkuk. Tambah madu 1 sendok, minum, tambah keji beling (Desmodiumgangeticum), direbus, airnya sebagai obat batu ginjal atau kandung kemih. (Saran 3 x 2 kapsul per hari)

2. Air kemih berdarah.
Minum semangkok air tumbukan herba segar sebelum makan. (Saran 3 x 2 kapsul/hari)

3. Mengobati Keputihan.
Akar 10 g. dilumatkan, ditambah air cucian beras saring, minum. (Saran 3 x 2 kapsul per hari)

4. Disentri panas.
Semangkok air tumbukan herba segar + madu 2 sendok, di tim sebentar, minum hangat. Atau Biji digiling halus, larutkan dalam anggur, sebagai tonikum. (Saran 3 x 2 kapsul per hari)

5. Disentri basiler.
Minum 60 - 120 ml/hari godokan daun sendok, selama 10 hari. (Saran 3 x 2 kapsul/hari)

6. Obat Diare.
Daun segar 30 gram digodok,minum sehari 2 kali. (Saran 3 x 2 kapsul per hari, minum banyak air)

7. Gangguan pencernaan anak-anak.
Biji disangrai dan dibuat bubuk untuk dimakan. Umur 4-12 bulan; @ 0,5 gram; 1-2 tahun; @1gram,3-4 kali/hari. (Saran 3x 1 kapsul per hari, minum banyak air)

8. Mimisan.
Daun segar dilumatkan, seduh dengan air panas, minum setelah dingin.

9. Batuk sesak, batuk darah.
Herbasegar 60 g. + sedikit air, 15 g. madu atau 30 g. gula batu, di tim. Minum hangat-hangat. (Saran 3 x 2 kapsul per hari)

10. Radang saluran napas (bronchitis).
Herba segar 30 gram. digodok, minum, 1-2 minggu. (Saran 3 x 2 kapsul/hari)

11. Kencing manis, kencing batu.
Daun 0,5 genggam, digodok, air 3 gelas jadi 2 1/4gelas. Disaring, minum dengan madu. Sehari 3 kali 3/4 gelas minum. (Saran 3 x 2 kapsul per hari)

12. Sakit kuning (Acute icteric hepatitis).
Daun 60 g digodok,minum. Nafsu makan timbul dalam 5 s/d 7hari, warna kuning (jaundice) menghilang dalam 14 hari. (Saran 3 x 2 kapsul per hari)

13. Luka berdarah, gigitan serangga, gigitan ular.
Luka dikompres dengan air perasan daun sendok.

14. Bisul.
Turapkan segenggam daun yang dilumatkan dan diremas dengan sirih. Oleskan pada bagian yang sakit

15. Obat kuat laki-laki.
3 sendok teh biji daun sendok digiling, + 3 sendok madu, minum. (Saran3 x 2 kaps/hr)

16. Radang selaput mata.
Tanaman segar direbus 15 menit, airnya diteteskan pada radang selaput mata.

17. Obat sakit pinggang.
Daun lima lembar dilumatkan, gosokkan. Atau akarnya dimasak dengan minyak kelapa dihasilkan minyak untuk mengobati salah urat.

18. Kudis.
Daun sendok segar 5 lbr, daun sambiloto 7 lbr, digodok, air 2 gelas jadi 1 gelas, saring, minum.

19. Batu empedu.
Tanaman daun sendok ( + akar) ditambah keji beling lima kali lipat, direbus, minum.